BERAUONLINE.COM, TANJUNG REDEB – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Berau ke-72 dan Hari Ulang Tahun Kota Tanjung Redeb ke-215 tahun ini akan berlangsung dengan nuansa sederhana. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memutuskan untuk tidak menggelar hiburan berskala besar seperti konser musik maupun pesta rakyat, sebagaimana biasanya.
Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Berau Nomor B-2/100.3.4.2/Kespol-VI/IX/2025 tertanggal 3 September 2025. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Menteri Dalam Negeri, berdasarkan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto pada 30 Agustus 2025 yang meminta seluruh kepala daerah menunda kegiatan berbiaya besar demi efisiensi anggaran dan menjaga stabilitas daerah.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwa langkah ini diambil agar peringatan hari jadi tidak hanya bersifat seremonial, melainkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Seluruh kegiatan tahun ini difokuskan pada manfaat langsung, bukan pada acara yang hanya bersifat hura-hura,” ujarnya.
Sebagai pengganti acara hiburan, Pemkab bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan menyelenggarakan sejumlah program sosial. Di antaranya pasar murah, penyaluran paket sembako, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang difokuskan untuk kelompok rentan serta keluarga penerima manfaat. Mekanisme distribusi akan diatur menggunakan sistem kupon maupun pembagian berbasis wilayah agar lebih tepat sasaran.
Selain itu, rangkaian peringatan tetap mencakup agenda pokok seperti upacara peringatan, sidang paripurna DPRD, tablig akbar, serta doa bersama. Pemkab juga mengimbau jajaran pejabat agar menghindari penyelenggaraan pesta pribadi yang berlebihan, termasuk resepsi mewah, guna mencegah munculnya persepsi negatif di masyarakat.
“Kami ingin memberi contoh bahwa pejabat publik harus menunjukkan kesederhanaan dan mengutamakan kepentingan rakyat,” tegas Bupati.
Peran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) turut diperkuat untuk menjaga kondusivitas wilayah, mengantisipasi potensi gesekan sosial, serta mempererat komunikasi dengan masyarakat. Dengan demikian, perayaan hari jadi tahun ini diproyeksikan berlangsung lebih religius, sederhana, dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial.
Penulis : Tim

