BERAUONLINE.COM, SAMBALIUNG – Tingginya antusias masyarakat terhadap pasar ikan murah di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sambaliung membuat Pemerintah Kabupaten Berau berencana memperluas program tersebut hingga ke 13 kecamatan.
Program itu diprioritaskan menyasar wilayah yang jauh dari pesisir dan memiliki keterbatasan pasokan ikan segar.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan warga bahkan sudah memadati lokasi pasar ikan murah sejak pagi sebelum kegiatan dimulai. Kondisi itu menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap pangan bergizi dengan harga terjangkau masih sangat tinggi.
“Antusias masyarakat luar biasa. Ini akan kita lanjutkan ke kecamatan lain, terutama wilayah yang jauh dari laut,” ujarnya.
Menurutnya, program pasar ikan murah bukan hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan harga pangan lebih murah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah.
Ia menilai potensi perikanan Berau yang melimpah harus bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, termasuk warga di wilayah pedalaman.
“Selain membantu menekan inflasi, ini juga bagian dari program ketahanan pangan daerah,” katanya.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah ingin memastikan distribusi hasil laut tidak hanya berpusat di kawasan pesisir, tetapi juga menjangkau masyarakat di seluruh kecamatan.
Sri Juniarsih juga memberikan apresiasi kepada para nelayan yang terus menjaga pasokan ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Berau.
Menurutnya, peran nelayan sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan daerah, terutama di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap sumber protein.
“Nelayannya punya dedikasi luar biasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Pemkab Berau pun berencana menjadikan pasar ikan murah sebagai agenda rutin bulanan. Kegiatan itu nantinya akan dilaksanakan secara bergilir di 13 kecamatan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.
“Masyarakat juga meminta kegiatan ini rutin dilakukan dan itu sangat memungkinkan,” pungkasnya. (Adv)
penulis : AK









