BERAUONLINE.COM, TANJUNG REDEB –Korban pembacokan di Kecamatan Segah berinisial H (20) akhirnya diberangkatkan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie pada Jumat (8/5/2026) malam sekitar pukul 20.45 WITA setelah kondisinya dinilai cukup stabil untuk menjalani rujukan.
Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr. Abdul Rivai akibat luka berat yang dialami usai dibacok menggunakan senjata tajam.
Direktur RSUD dr. Abdul Rivai dr. Jusram melalui Humas Dani Apriat Maja menjelaskan, korban tiba di rumah sakit pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 15.00 WITA dalam kondisi kritis karena kehilangan banyak darah.
“Pasien datang dalam kondisi syok hemoragik akibat pendarahan hebat,” ujarnya.
Korban mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh, mulai dari tangan kanan dan kiri, kepala, pipi kiri, lutut kiri hingga pinggang. Tim medis langsung melakukan penanganan darurat dan memberikan transfusi darah sebanyak dua kantong.
Dari hasil pemeriksaan CT Scan, luka pada bagian kepala disebut cukup serius karena telah menembus tulang tengkorak korban.
Kondisi tersebut membuat korban harus dirujuk ke Samarinda untuk mendapatkan penanganan dokter spesialis bedah saraf yang belum tersedia di Kabupaten Berau.
“Luka di bagian kepala membutuhkan penanganan lanjutan dari ahli bedah saraf,” jelas Dani.
Pihak rumah sakit juga menegaskan alasan korban tidak langsung dirujuk pada malam pertama kejadian. Menurutnya, kondisi korban saat itu belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.
“Pasien kehilangan banyak darah sehingga harus distabilkan lebih dulu melalui transfusi dan observasi intensif,” katanya.
Setelah kondisi korban dinilai cukup stabil, proses rujukan akhirnya dilakukan pada Jumat malam menuju Samarinda untuk penanganan medis lebih lanjut.
Kasus pembacokan yang diduga dilakukan oleh suami korban kini masih ditangani pihak kepolisian.
Penulis: AK








