BERAUONLINE.COM, TANJUNG REDEB – Tangis haru dan senyum bahagia menyelimuti area kedatangan internasional Bandara Kalimarau, Sabtu (27/6/2026).
Ratusan keluarga memadati area penjemputan untuk menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Berau setelah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Sebanyak 212 jamaah haji tiba kembali di Berau dalam keadaan selamat. Namun di balik suasana bahagia tersebut, ada kisah yang menyisakan haru, tiga calon jamaah tahun ini harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci.
Kepala Kementerian Agama Berau, Kabul Budiono, menjelaskan total calon jamaah haji Berau tahun 2026 sebenarnya berjumlah 215 orang.
“Seluruh jamaah kita semestinya berjumlah 215 orang. Namun karena faktor kesehatan, ada dua jamaah yang mengalami sakit sebelum keberangkatan,” ujarnya.
Kondisi kesehatan kedua calon jamaah tersebut membuat keberangkatan mereka harus dibatalkan. Selain itu, satu orang lainnya yang merupakan pendamping keluarga juga terpaksa menunda perjalanan.
“Sehingga total jamaah Kabupaten Berau yang batal berangkat ada tiga orang,” jelasnya.
Sesuai jadwal, mayoritas jamaah haji Berau diberangkatkan pada 14 Mei 2026 melalui Bandara Kalimarau menuju Embarkasi Balikpapan dan tergabung dalam kloter 14. Sebagian jamaah tambahan menyusul pada 18 Mei, sementara beberapa lainnya telah berangkat lebih awal pada akhir April.
Meski perjalanan ibadah berjalan lancar, kondisi fisik sebagian jamaah saat kembali ke Berau masih belum sepenuhnya pulih. Beberapa jamaah dilaporkan mengalami kelelahan, pusing, flu, hingga batuk setelah perjalanan panjang.
“Biasanya memang seperti itu setelah pulang haji. Tapi setelah bertemu keluarga, insyaallah kondisinya akan segera membaik,” katanya.
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini juga menjadi tantangan tersendiri dari sisi pendampingan. Dengan jumlah jamaah mencapai ratusan, pelayanan hanya didukung tiga petugas pendamping.
Ketiga petugas tersebut terdiri dari Kepala Kemenag, Kasubag, dan dua staf yang mendampingi seluruh proses perjalanan jamaah asal Berau.
Meski dengan keterbatasan personel, seluruh tahapan ibadah haji tahun ini disebut berjalan lancar.
“Alhamdulillah semua proses berjalan baik dan seluruh tahapan ibadah haji dapat terlaksana dengan lancar,” pungkas Kabul.
Kepulangan 212 jamaah ini menjadi penutup perjalanan spiritual yang penuh makna. Sementara bagi tiga calon jamaah yang tertunda, harapan menuju Tanah Suci masih tetap terbuka di musim haji berikutnya. (Adv)
Penulis: AK










