BERAUONLINE.COM, TANJUNG BATU – Keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong generasi muda untuk menjadi garda terdepan dalam membangun budaya bersih, khususnya di kawasan wisata.
Ia menilai pelajar memiliki peran strategis dalam menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan yang nantinya dapat menular ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Menurutnya, kawasan wisata yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung sekaligus meningkatkan citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan.
“Menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri,” ujarnya saat bertemu dengan sejumlah pelajar di Tanjung Batu, Jumat (29/5/2026).
Sri Juniarsih mengatakan kepedulian terhadap lingkungan tidak harus diwujudkan melalui langkah besar.
Kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi sampah sembarangan, hingga memungut sampah yang ditemukan di sekitar dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Ia mengingatkan bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama dan tidak hanya dibebankan kepada petugas kebersihan atau pemerintah.
“Kalau melihat sampah di sekitar, jangan ragu untuk memungut dan membuangnya ke tempat yang semestinya,” katanya.
Menurutnya, membangun kesadaran lingkungan sejak usia sekolah menjadi langkah penting untuk menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
Dengan kebiasaan tersebut, budaya hidup bersih dapat tumbuh secara alami di tengah masyarakat.
Bupati juga menilai keterlibatan generasi muda sangat penting dalam mendukung sektor pariwisata Berau yang terus berkembang. Lingkungan yang terjaga akan menjadi nilai tambah bagi destinasi wisata sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Ia berharap para pelajar tidak hanya menjadi peserta dalam kampanye kebersihan, tetapi juga mampu menjadi contoh dan penggerak di lingkungan masing-masing.
“Kalau kebiasaan menjaga kebersihan sudah tertanam sejak dini, maka itu akan menjadi karakter yang terus dibawa sampai dewasa,” pungkasnya. (Adv)
penulis : AK









