BERAUONLINE.COM, TANJUNG REDEB –Pengalihan ribuan peserta BPJS Kesehatan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ke Pemerintah Kabupaten Berau menjadi momentum pembenahan data penerima bantuan iuran.
Pemkab Berau menegaskan akan melakukan validasi ulang terhadap sekitar 4.194 peserta guna memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, seiring bertambahnya beban pembiayaan daerah.
Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebut verifikasi menjadi langkah penting dalam menyesuaikan data dengan kondisi riil di lapangan.
“Data harus divalidasi ulang,” ujarnya.
Ia menilai, pengalihan ini membuka peluang untuk memperbaiki ketidaktepatan sasaran yang selama ini masih terjadi dalam pemberian subsidi BPJS Kesehatan.
“Ada yang sudah mampu tapi masih menerima bantuan,” tegasnya.
Menurutnya, penyesuaian data berpotensi mengurangi jumlah penerima, sehingga anggaran yang tersedia bisa lebih fokus kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Jumlah penerima bisa berkurang setelah verifikasi,” katanya.
Di sisi lain, Pemkab Berau memastikan tetap berkomitmen menanggung iuran bagi masyarakat kurang mampu sebagai bagian dari jaminan kesehatan daerah.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Berau telah menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk mengakomodasi peserta yang dialihkan, khususnya bagi masyarakat miskin dan peserta kelas tiga.
Dengan langkah validasi ini, pemerintah daerah berharap penggunaan anggaran menjadi lebih efektif dan tepat sasaran, sekaligus menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan. (Adv)
Penulis : AK











